Lumajang Travelers

Lumajang Travelers, Puncak B29, Air terjum Tumpak Sewu, Sgi Tiga Ranu, Ranu Pane Base Camp Semeru Mountains.

Lumajang Social Hiking

Warna Warni Budaya Jawa, Madura, Tengger, rancak tersaji disini.

Lumajang Exotics View

Lembah luas sepanjang kaki Semeru, Gunung tertinggi di Jawa ada disini.

Lumajang Care

Masyarakat care, penuh empati, dihampar senyum, salam, dan sapa.

Harmoni Lumajang

Temukan Harmoni Lumajang diantara serakan awan dan hamparan hijau ladang dan ngarainya.

Sunday, September 24, 2017

"Kompetisi" Kampanye Imunisasi MR?

Catatan Kampanye Imunisasi MR Lumajang

Jawa Pos 22 September 2017 dalam salah satu kolom 'Imunisasi Campak Rubella' nya membuat sebuah judul "Jatim Oke, Lumajang Memble". Judul ini tentu sangat eksotis, mengena, menarik, dan mungkin tendensius, untuk sebuah hiruk pikuk jurnalisme (baca koran). Kata Bude Jamilah, khas tipologi bahasa hoax. Sekali mata melirik judul, jari dan jempol terhipnotis untuk segera klik, like, dan share. Soal isi utuh tulisan tentu hal lain.

Memble? Saya kira belum bisa dinilai se "menarik" itu.

Pertama karena diatas judul kolom itu ada tulisan "tinggal 8 hari lagi". Jika sedikit saja data dan analisa dilakukan, maka beberapa pertanyaan akan muncul. Masih 8 hari lagi, posisi 77%, plus trend pencapaian harian cakupan MR Lumajang. Saat tulisan ini saya buat, dua hari kemudian, cakupan ada di angka 83,8%. Terdapat kenaikan sekitar 3% per hari, kali 5 hari, sama dengan 15%. Dan capaian akhir akan ketemu 98% (target nasional >95%).

Sebagai awam saya maklum. Program imunisasi memang tidak hanya bicara soal kekebalan individu. Imunisasi men-syaratkan terwujudnya kekebalan komunitas, sehingga kemudian cakupan harus tinggi (MR >95%) untuk yakin mampu memutus mata rantai penularan campak dan rubella. Yang kemudian mengusik saya, soal target waktu kampanye MR ini. Apakah secara epidemiologi harus berakhir Agustus - September?  Mungkin tidak demikian jawabnya, toh dari aspek waktu lain, bahkan ada jeda setahun untuk wilayah diluar Jawa. Dan banyak pertanyaan awam lainnya yang tidak harus saya tulis (bukan domain cah ndeso, ujar bude Jamilah lagi)

Saya tidak tahu persis.mengapa program ini diberi nama "Kampanye" imunisasi MR?. Bukan Bulan Imunisasi MR misalnya, seperti Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio. Namun yang saya pahami kemudian setelah membaca kolom Jawa Pos ini, bahwa tersirat ada kompetisi dalam program ini. Capaian tiap wilayah akan dibandingkan, lalu dihare luas diberbagai media (medsos, atau lainnya). Tentu hal ini efektif meningkatkan kinerja di lapangan. Diantaranya karena terlecut semangat kompetisi. Berbagai terobosan dilakukan untuk mencapai target. Sistem akan bergerak meningkatkan cakupan.

Tentu yang harus dipastikan kemudian adalah validitas data cakupan dan sasaran.

Jika saya mengikuti cerita MR di Lumajang, dapat saya runutkan beberapa hal. Pada awalnya strategi Lumajang memang mengharuskan capaian pelan, tidak secepat Kabupaten Lain. Beberapa hal teknis turut mempengaruhi pemilihan strategi itu, misalnya terkait integrasi dengan program lain, dan pertimbangan teknis lainnya. Lumajang percaya diri dengan strategi ini, walau sebetulnya "sistem kompetisi" sangat mengusik. Sampai kemudian berita liar, hoax khas medos terkait isu kematian anak post MR menyeruak menyebar tak terkendali.

Isu hoax ini tidak secara cepat dapat diredam petugas di lapangan, diantaranya karena prosedur secara birokratis mengharuskan  pembagian level wewenang "hak jawab". Walaupun teknis dan referensi sebenarnya petugas di lapangan yakin dapat meng-counter hoax ini. Penjelasan resmi pusat yang kemudian muncul sudah sangat terlambat. Bude Jamillah bilang- sudah terlanjur terjadi "lost confident". Kita bisa melihat bagaimana sasaran MR baik di lingkup Posyandu, sekolah, bahkan ditingkat petugas sudah sangat tidak nyaman terhadap situasi yang ada. Mungkin belum pernah ada di wilayah lain, fenomena masyarakat berbondong minta surat keterangan sehat untuk memastikan anaknya memenuhi kualifikasi untuk diimunisasi. Bagaimana sekolah kemudian banyak yang mengedarkan inform consent ke wali murid terkait imunisasi MR (sesuatu yang sebetulnya tidak berlaku pada imunisasi massal. Bagaimana kemudian harus dilakukan sosialisasi ulang face to face, sekolah per sekolah, oleh petugas pada level yang lebih tinggi. Sesuatu yang sebelumnya mampu diatasi pada level Puskesmas. dan lain -lain .....

Namun apapun masalahnya, Dia pemilik skenario. Kita harus selalu khusnudhon terhadap rencanaNYa. Ada hikmah dibalik semuanya. Selalu optimis (sejak awal) menjalankan strategi dan rencananya, sampai 30 September 2017. Demi derajat kesehatan masyarakat, memenuhi hak setiap anak mendapatkan imunisasi, demi masa depan mereka. 

Saturday, March 11, 2017

Yang Kusuka dari Amerika

Daily nates today : recommended environmental health film ..
(seri catatan harian 04/09/2012)


Daily nates today : recommended environmental health film ..
Satu hal yang pasti kusuka dari Amerika adalah filmnya .... selain tentu microsoft, google, dan boeing-nya. Sementara sederet hal lain yang tidak kusuka dari dia,selalu kehadiran mereka di banyak negeri dengan konflik dan perangnya, juga mahalnya CD asli windows 8 mereka ..... he3 .. Dan film erin brockovich, sebagaimana rekomendasi pak Wahyu "pengampu hukum lingkungan kita, hanya sebagian kecil wajah film Amerika yang gamblang merepresentasikan budaya, perjuangan hukum lingkungan, dan sentuhan kemanusiaan yang diracik apik khas sentuhan hollywood, dengan sentilan kuat pada sisi kemanusiaan dan detail plot film.
masih di bandungan Semarang

Erin Brockovich (lahir 22 Juni 1960), adalah seorang aktivis lingkungan berkebangsaan Amerika yang memenangkan gugatan atas kasus pencemaran air minum di California oleh Pasific Gas and Electric Company. Sekarang dia bekerja sebagai presiden Brockovich Research and Consulting dan konsultan untuk Girardi and Keese. Erin Brockovich juga menjadi inspirasi untuk film peraih Oscar yang berasal dari kisah nyata, yang menggunakan namanya sebagai judul film, Erin Brockovich. Julia Roberts memerankan Erin sebagai tokoh utama. Film tersebut dinominasikan untuk 5 piala Oscar, Aktris Utama Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik, Direktur Terbaik, Gambar Terbaik, Penulisan Naskah Terbaik. Julia memenangkan penghargaan untuk Aktris Utama Terbaik (Wikipedia).

Tahukah kita (post graduate kesling UGM) bahaya penggunaan Chromium Hexavalent yang dipersoalkan dalam film ini, sehingga erin brockovich berhasil memenangkan gugatan (atas PG&E) terbesar dalam sejarah pengadilan Arbitrasi Amerika Serikat ... ? (tugas baru Prof Sukandarrumidi ... bahas ...!!”

Friday, March 10, 2017

Seri Catatan Harian-Terjebak Hujan


TerJebak Hujan di seputar Malioboro
(18 Maret 2012)

  • Tumpah ruah semburat lintang pukang muncrat di sela ketiak jagad, jadikan pertiwi dihampar selaksa H2O .
  • Dan barisan arthropoda melantunkan syair syukur bertubi-tubi, dan geliat basah bumi jadikan rekah senyum simpul spora taenia saginata dan mansomnia banchrofti .
  • Di ujung ekor mataku, berjalan tertatih serombongan sales promotion girl Matahari dept Store, berjingkat hindari selingkuh hujan yang kian mendera ..

     

Thursday, March 2, 2017

Tanah Dijual di Paiton Probolinggo

Tanah Strategis DijualTanpa Perantara di Paiton Probolinggo


Memenuhi permintaan sahabat yang berencana untuk hijrah, berikut disampaikan kepada pengunjung Blog ini, informasi terkait Penjualan Tanah di Paiton dan Rumah di Lumajang :


Tanah Pekarangan
Detail Lokasi dan Luas
  • Luas Tanah 1.073 Ha (sekitar 42x250 meter). Sertifikat dan surat-surat lengkap
  • Alamat : Jl. Daendles / Raya Paiton Kec. Paiton Kab. Probolinggo – Jatim - (Sebelah barat PLTU Paiton)
    (Di dekat lokasi saat ini juga sudah berdiri banguna Rumah Sakit Paiton)


Rumah
Detail Lokasi dan spesifikasinya sebagai berikut :
  • Luas Tanah – 412 m2
  • Luas bangunan – 200 m2Tampak Luar
Alamat : Jl. Srikaya Gg. Masjid No. 18 Sukodono
Kab. Lumajang - JatimTampak Dalam 

INFORMASI LENGKAP :
- atau telp./WA 081249286834 – BBM 550FEAD0

Sunday, February 19, 2017

Pogung Temaram

   Pogung Temaram Senja Ini 
   (Seri Catatan Harian 17/09/2012)

  • Pogung temaram senja ini, bayangnya dilipat cakrawala nun jauh diujung buram pojok kali code
  • “    Dan sebarisan blekok itu tersengal luruh di atas kepak bumi yang kian tak bersahabat. Tepat diakhir kelokan selokan mataram di depan fak. Kehutanan itu. ... 
  • Dan aku.., sedang masgul direnda celoteh KRS dan sebarisan panjang aksioma, nun jauh disana di cekung kecil julang semeru..” 

Thursday, February 16, 2017

Global Warming dan Nyi Roro Kidul

Global Warming dan Ketajaman Ramalan Joyo Boyo
(seri catatan harian 25/09/2012)

“Mohon do'a restu teman-teman, sesuai rencana aku pindah topik proposal. Topik baru saya saat ini sudah mendapat respon cukup menggembirakan dari para akademisi dan pengampu mata kuliah di lingkungan IKM - UGM (melalui serangkaian korespondensi yang kami lakukan). Kebanyakan mereka berpendapat, selain eksklusive, langka, menantang secara metodologis, mereka juga sangat apreciate dan respect, karena topik ini mampu menjembatani missing link antara budaya jawa dan environmental health secara global.

Sebagai sharing dapat saya tuliskan topik baru proposal adalah "Global Warming dan Ketajaman Ramalan Joyo Boyo - Studi Tentang Ramalan Hilangnya Beberapa Kota di Jawa Karena Banjir". ..

Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif "Supranatural Regression" dengan alat ukur wawancara imajiner terukur dengan para tokoh mendiang raja-raja Jawa. Sementara key person koresponden adalah Nyi Roro Kidul, sebagai penguasa wilayah yang secara langsung akan terkena dampak global warming karena mencairnya es di kutub.

Saat ini saya sudah melatih beberapa tenaga pelaksana wawancara yang terdiri dari para dukun terlatih (termasuk dukun cabul-versi pak soend). Dalam informed consent kita, sudah disepakati kedua belah pihak, tidak menggunakan tape recorder atau alat tulis dalam wawancara ini. Sedangkan sebagian besar biaya penelitian terserap pada biaya pengadaan kemenyan, dupa, dan kembang ....”

Wednesday, February 15, 2017

Geliat Mood

Geliat di seputar Pogung Rejo B02
(catatn harian 03/09/2012)

(lokasi-Taman wisata Bandungan Semarang)
Geliat di seputar Pogung Rejo B02 makin menemukan chemistri awalnya. Dengan hilir mudik dan simpang siur para pemburu ilmu itu berburu warnet, foto copy jilid, angkringan, dan free hotspot area. Sementara aku masih disibukkan oleh pencarian jati diri mood dan rasa pada geliat proposal yang smakin kehilangan sentuhan magis sinkronisasi keyboard byon-mouse logitech-browser google chrome Versi 21.0.1180.89 Stable-direct access-dan fresh graduate kesling sisa energi semester 2 ku (yang telah raib ditelan ingar bingar iedul fitri dan tafakur panjang ramadhan itu) .... how about you guys and ladies the best post graduate kesling 2011 ... ? - Just Share .. he3”